Singkatan adalah bentuk yang dipendekkan yang terdiri dari satu huruf atau lebih sedangkan akronim adalah gabungan huruf atau suku kata atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Pada umumnya sering ditemukan penggunaan titik pada singkatan. Pada sebuah akronim tidak dibenarkan penggunaan titik karena akronim dianggap sebagai sebuah kata
Penggunaan singkatan
1. Singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti dengan tanda titik.
Contoh : A.H. Nasution, sdr., Dr. Susilo Bambang Yudoyono
2. Singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, badan/organisasi, serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.
contoh : KPK
3. Singkatan umum yang terdiri dari tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. Tetapi, singkatan umum yang terdiri hanya dari dua huruf diberi tanda titik setelah masing-masing huruf.
Contoh : jml. (tiga huruf), n.b. (dua huruf)
4. Lambang kimia, singkatan satuan ukur, takaran, timbangan, dan mata uang asing tidak diikuti tanda titik.
Contoh : Rp, Cu, cm
Penggunaan akronim
1. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital.
Contoh : LAN
2. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital.
Contoh : Bulog
3. Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf, suku kata, ataupun huruf dan suku kata dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kecil.
Contoh : pemilu (ditulis huruf kecil semua)
Pertanyaan : Antara KTP dan SIM mana yang singkatan dan mana yang akronim??
Jawaban : SIM adalah akronim karena dapat dijadikan sebuah kata Sementara KTP bukanlah akronim karena tidak dapat dijadikan kata. Sebuah kata haruslah mengandung huruf konsonan dan huruf vokal yang sesuai kaidah kosakata dalam bahasa Indonesia
Home »
Akronim »
Bahasa »
Bahasa Indonesia »
Fakta »
Indonesia »
Singkatan »
Melihat Perbedaan Singkatan dengan Akronim
Selasa, 24 September 2013
Melihat Perbedaan Singkatan dengan Akronim
Artikel Terkait Melihat Perbedaan Singkatan dengan Akronim :
Kata depan di dengan imbuhan di-Kesalahan yang umum terjadi, mengenai kata depan di dengan imbuhan di-.Di sebagai kata depan haruslah ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya. ...
Kata yang sama antara bahasa Indonesia dengan Malaysia namun berebeda maknaBeberapa kata yang sama antara bahasa Indonesia dengan Malaysia namun berebeda maknaTandas = menjelaskan sesuatu dengan tegas (Indonesia), jamban (Malaysia)Banci = seseo ...
Penulisan yang benar dalam Bahasa IndonesiaKalau sudah berbicara EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), bahasa Indonesia jadi terasa sulit. Contoh dalam penulisan beberapa kata di ...
Beberapa peristiwa besar yang mengiringi perkembangan Bahasa Indonesia1. Tahun 1908 pemerintah kolonial mendirikan sebuah badan penerbit buku-buku bacaan yang diberi nama Commissie voor de Volkslectuur yang kemudian pada 1917 menjadi Balai ...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Bagus sekali penjelasannya. Saya sudah mulai paham sekarang mengenai perbedaan akronim dan singkatan setelah membaca tulisan ini.
BalasHapusThanks gan info nya bermanfaat :v
BalasHapusMantap
BalasHapusIni penjelasan yg paling di mengerti
BalasHapusMksh
BalasHapusSangat membantu, terimaksiiihh :)
BalasHapusSangat membantu, terimaksiiihh :)
BalasHapus